Baca online, atau dapetin di inbox tiap minggu.
FLUX 3 Rilis — Satu Model buat Gambar, Video, dan Audio Sekaligus
Black Forest Labs baru rilis FLUX 3, dan bedanya dari versi sebelumnya bukan cuma "lebih bagus" — ini model pertama di seri FLUX yang gabungin gambar, video, dan audio dalam satu backbone yang sama. Buat creator Indonesia, artinya produksi aset visual yang dulu butuh tim beberapa orang sekarang bisa dikerjain satu orang dari brief sampai jadi.
Yang terjadi
- FLUX 3 diumumkan resmi 23 Juli 2026 lewat blog Black Forest Labs, dengan status Early Access — bukan rilis penuh buat semua orang. Bedanya dari FLUX 1/1.1/2 yang fokus generate dan edit gambar aja: FLUX 3 satu model yang belajar bareng dari gambar, video, dan audio sekaligus. (Black Forest Labs)
- Kemampuan video-nya baru pertama kali muncul di seri FLUX: klip sampai 20 detik, dengan audio (dialog, efek suara, suara ambient) yang di-generate sinkron sama gambarnya. Ada empat mode: text-to-video, image-to-video, video-to-video, dan keyframe-to-video buat transisi yang lebih terkontrol.
- Kemampuan gambarnya juga naik — render teks (termasuk multibahasa) dan pemahaman prompt kompleks meningkat signifikan, plus editing presisi yang jaga konsistensi produk dan material antar hasil edit.
- Dalam uji banding oleh reviewer manusia, FLUX 3 dipilih lebih unggul dari Runway Gen-4.5 di 77% perbandingan, dan dari Luma Ray 3.2 di 93% perbandingan. (Black Forest Labs, dikonfirmasi Decrypt)
- Rollout-nya bertahap: fitur video sudah early access lewat API dan partner terpilih sekarang, fitur gambar menyusul "dalam minggu-minggu ke depan", dan versi open-weight ("FLUX 3 Dev") dijanjikan akhir 2026. Harga API belum diumumkan di sumber resmi mana pun sampai artikel ini ditulis — kalau kalian nemu angka harga di tempat lain, itu belum terkonfirmasi resmi.
Kenapa ini penting
Alur produksi konten visual selama ini biasanya kepecah: satu tools buat gambar, tools lain buat video, tools lain lagi buat audio atau musik latar — masing-masing punya gaya visual yang beda, jadi hasilnya sering keliatan gak nyambung kalau digabung. Satu model yang belajar gambar, video, dan audio bareng-bareng berpotensi ngurangin masalah itu, karena gaya visualnya lebih konsisten dari satu sumber yang sama.
Buat creator solo atau tim kecil di Indonesia, ini relevan langsung ke biaya produksi. Konten yang dulu butuh videografer, editor, dan sound designer terpisah, sekarang bisa dimulai satu orang dari draft ide sampai aset visual yang siap dipakai — meski tetap butuh judgement manusia buat milih hasil mana yang layak dipakai, bukan asal generate dan pakai.
FLUX 3 juga udah diintegrasikan ke beberapa tools yang mungkin udah kalian pakai — termasuk Canva, Picsart, Krea, dan Adobe Photoshop. Ini artinya kalian gak selalu perlu belajar platform baru dari nol buat mulai nyoba — kemungkinan besar fiturnya bakal muncul di tools yang udah ada di alur kerja kalian.
Suka artikel ini? Kalian bakal suka newsletter mingguan gw.
Yang bisa kalian coba sekarang
Karena statusnya masih early access dan harga belum diumumkan, kalian belum tentu bisa langsung akses FLUX 3 hari ini. Tapi kalian bisa siapin brief produksinya dari sekarang, biar begitu aksesnya kebuka (lewat tools yang udah kalian pakai kayak Canva atau Photoshop), kalian tinggal eksekusi:
Saya mau bikin aset visual (gambar/video pendek) untuk: [ISI —
konten apa, misal: promosi produk, konten media sosial, materi
edukasi]
Target platform: [ISI — Instagram, TikTok, website, dll]
Durasi/format yang dibutuhkan: [ISI]
Kesan visual yang saya mau: [ISI — gaya, warna, mood]
Tolong bantu saya susun brief produksi yang jelas dan spesifik,
termasuk deskripsi adegan/visual per bagian, supaya siap saya
pakai langsung ke tools AI generate gambar/video.Prinsip yang sama juga berlaku buat produksi konten kalian yang lain — brief yang jelas dan spesifik selalu ngasih hasil AI yang jauh lebih relevan dibanding brief yang samar. Kalau kalian juga ngedit video dari hasil rekaman asli (bukan cuma generate), ada langkah-langkah lengkapnya di tutorial edit video pakai AI buat yang bukan editor.
Build 2ndbrain kalian, tingkatin produktivitas 10x lipat
Mulai BelajarBaca juga
Kapan Gak Boleh Pakai AI — Gw Belajar dari 3 Kesalahan Sendiri
Gw jalanin 19+ agent tiap hari, dan justru karena itu gw tau kapan pakai AI itu salah langkah. Ini kerangka mutusin delegasiin atau tahan tugas sendiri.
Pemerintah AS Kasih Jeda 30 Hari buat Model AI Paling Canggih
Trump teken aturan yang kasih pemerintah AS akses 30 hari ke model AI paling canggih sebelum dirilis luas. Bukan buat kalian panik — ini alasan buat tenang.
PHK karena AI Sekarang Alasan #1 di Amerika — Dampaknya buat Kalian
PHK karena AI tembus rekor tertinggi Mei 2026 di Amerika, 40% dari semua PHK bulan itu. Ini artinya buat kerjaan kalian, dan langkah konkret yang bisa diambil.